Mengirim uang saku anak, lebih hemat pakai transfez
Belajar ke luar negeri sekarang sudah banyak diprogramkan oleh sekolah-sekolah. Beberapa sekolah mengadakan study tour ke luar negeri. Ada juga yang mengadakan pertukaran pelajar ke luar negeri. Beberapa hal ini yang menjadi pemicu pelajar Indonesia untuk semangat mencari ilmu sampai luar negeri. Tidak sedikit masyarakat Indonesia yang juga menjadi mahasiswa di luar negeri.
Beberapa teman saya yang sudah berpengalaman mempunyai anak yang melakukan belajar ke luar negeri. Ada rasa senang sekaligus rasa takut yang terkadang menghampiri para orangtua. Walaupun beberapa lembaga menyediakan uang saku untuk siswa pertukaran pelajar. Tetapi terkadang ada kebutuhan mendesak yang tidak bisa tercover oleh uang beasiswa atau ada titipan oleh-oleh yang mengharuskan orangtua mentransfer uang ke anak-anak mereka.
Namun beberapa teman saya juga menemui beberapa kendala, saat ingin transfer uang saku ke anaknya.
Potongan biaya yang terlalu besar, saat transfer ke luar negeri
Potongan biaya admin menjadi pertimbangan pertama saat akan transfer ke luar negeri, kalau ada yang murah, kenapa pilih yang mahal. Wajar jika masyarakat membanding-bandingkan biaya admin jika akan transfer ke luar negeri. Besarnya potongan saat akan transfer ke luar negeri, masih menjadi kendala bagi sebagian masyarakat Indonesia.
Sampainya gak tepat waktu
Kejadian berikutnya saat akan transfer ke luar negeri yaitu, uang yang kita transfer tidak bisa sampai secara real time. Siapa yang gak khawatir jika ada kondisi seperti ini. Apalagi orang-orang yang kita transfer, punya keterbatasan waktu dan jadwal saat tinggal di luar negeri. Jangan sampai uangnya sampai, ternyata orangnya sudah di bandara menuju pulang ke Indonesia.
Insiden uang nyangkut
Yang bikin hati dag dig dug saat uang yang kita transfer ke luar negeri, ternyata uangnya malah nyangkut. Haduh ya gimana ya, apalagi uang yang kita transfer jumlahnya jutaan dan nyangkut gitu aja. Padahal kita pingin transfer ke luar negeri itu sat set, sampai tujuan dan segera bisa dibelanjakan oleh anak-anak kita di luar negeri. Kalau insiden uang nyangkut gini, harus menghubungi admin bahkan sampai bantuan orang dalam. Panjang urusannya, harapannya bisa balik aja uangnya ke kita.
Aku bersyukur punya teman-teman yang sebagian besar anak-anaknya menimba ilmu di luar negeri. Semoga suatu saat, anakku yang belajar dan mencari ilmu di luar negeri. Tetapi, ada tidak ya, aplikasi real time dengan biaya admin murah untuk transfer ke luar negeri. Siapa tau, pas anak belajar di luar negeri. Ada rezeki lebih, sehingga bisa titip oleh-oleh sekalian.
Tak kenal maka tak sayang
Solusi para orang tua dan masyarakat Indonesia. Transfer ke luar negeri dengan transfez. Seperti kata pepatah, tak kenal maka tak sayang. Kenalan dulu yuk, sama aplikasi transfez yaitu aplikasi transfer ke luar negeri. Berikut ini langkah-langkah untuk mengunduh dan menggunakan aplikasi transfez.
Kita bisa download transfez di playstore atau ios. Setelah terinstal kita harus daftar terlebih dahulu, bisa juga menggunakan akun goggle kita, untuk mendaftar di transfez. Setelah itu, kita harus mengisi identitas kita, termasuk di dalamnya diharuskan juga untuk foto e ktp. Kalau kita punya kode referral bisa kita tuliskan juga. Setelah semuanya berhasil dan selesai, kita tinggal kik verifikasi.
Proses verifikasinya hanya berlangsung selama 30 menit. Setelah akun kita terverifikasi kita akan mendapat notifikasi melalui email.
Sudah pasti halaman pertama yang disuguhkan aplikasi transfez adalah voucher promo. Selanjutnya kita disuguhkan dengan halaman pilihan negara yang akan kita tuju untuk mentransfer uang.
Nominal dari Indonesia, lalu dikonversikan ke nominal negara yang kita tuju. Besaran biaya admin yang dikenakan oleh pihak transfez sangat kecil, hanya 80ribu rupiah. Itupun kita bisa klaim beberapa voucher kita, sehingga biaya admin transfez menjadi 0 rupiah.
Apakah betul, transfez ini menjawab kegelisahan kita saat mulai mentransfer ke luar negeri?. Coba kita cek fakta beberapa hal berikut ini,tentang transfez.
Transfez Sudah terlisensi bank Indonesia dan PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan) Lembaga ini merupakan focal point atau lembaga sentral yang mengkoordinasikan pelaksanaan upaya pencegehan dan pemberantasan tindak pidana pencucian uang di Indonesia.
Bisa Transfer sampai 70 negara, sekaligus dipercaya oleh ribuan pengguna. Sudah menangani lebih dari seratus ribu transaksi. Bisa juga melakukan pembayaran kartu visa, mastercard, dan jcb. Praktis semua hanya tinggal klik satu aplikasi yaitu transfez.
Transfez sangat efisien kita tidak perlu ke luar rumah dan mengantri secara manual untuk mengirim uang ke luar negeri. Semuanya hanya dilakukan melalui di rumah saja lewat digital melalui aplikasi transfez. Uang yang kita kirim dapat terpantau secara real time dan pasti cepat sampai ke negara tujuan.
Transfez aplikasi transaksi hemat biaya. Paling dicari oleh masyarakat pada umumnya yaitu, biaya admin yang paling murah, dengan biaya transaksi yang lebih rendah dan tetap serta nilai tukar yang kompetitif, tanpa biaya tersembunyi. Mau transfer nominal kecil atau nominal besar, biaya adminnya tetap sama.
Aplikasi transfez juga menyediakan artikel yang bisa kita baca sekaligus kita nikmati informasinya yang berkualitas mengenai finansial, bisnis, berita luar negeri, inspirasi, dan tips perjalanan.
Kalau kamu, udah mulai jatuh hati dengan kemudahan transfez?. Kalau aku sih, udah pasti yes, transfer ke luar negeri pakai transfez.
Sumber :
Transfez.com
https://www.hukumonline.com/berita/a/kewenangan-terkait-tugas-dan-fungsi-ppatk-lt624e64771207d/
Komentar
Posting Komentar